Saturday, March 7, 2026

Perempuan Gila

Semakin dewasa mencari cinta sejati adalah hal yang cukup rumit. Kita akan menemukan seseorang yang sudah punya banyak pengalaman akan asmara. Luka yang belum sembuh juga trauma yang tak kunjung reda. Mereka bukan lagi kertas putih kosong yang tidak ada apa-apanya. Mereka adalah kertas bekas yang berusaha terlihat bersih kembali.

Ada beberapa perempuan yang terlalu berharap lebih terhadap perkenalan awal dengan seorang laki-laki. Padahal, peluang ketidak cocokan itu sendiri cukup besar seiring berjalannya waktu. “Use your logic more than your heart”. Kalimat itu yang masih sering ku ingat hingga detik ini agar tidak menjadi perempuan gila atau cegil. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa perasaan berlebih sering datang berjalannya waktu selama momen pengenalan. Momen inilah yang tepat untuk mengatur dopamine dalam diriku.

Kasus yang sering terjadi disekitarku adalah disaat perkenalan itu tidak berlanjut hingga hubungan yang lebih serius, perempuan merasa tersakiti dan mereka berpikir bahwa laki-laki hanya penasaran tanpa tujuan yang jelas terhadap mereka. Yapp mungkin aku setuju dengan statement tersebut tetapi sebenarnya tidak 100% valid. Tidak jarang laki-laki berniat dari awal untuk serius tetapi berhenti ditengah jalan karena tidak melihat lampu hijau dalam diri perempuan yang mereka temui. Menjalin hubungan rumah tangga sangatlah kompleks dan terlebih lagi dengan orang yang baru saja kita temui. Pasti ada banyak pertimbangan dan standar yang sudah mereka tanamkan. Hubungan rumah tangga tidak melulu soal dia harus cinta aku dan aku harus cinta dia tetapi lebih dari itu. Bagaimana kita mencari jalan keluar bersama disaat badai sedang menghantam dengan dahsyat di hubungan tersebut. Bagaimana kita menghargai satu sama lain disaat perbedaan pendapat muncul. Bagaimana kita menjaga komitmen dengan orang yang sudah kita pilih untuk menjadi teman hidup selamanya. 

Sebenarnya, tidak lanjut ke hubungan yang lebih serius dalam masa pengenalan is totally okay. Tetapi, alangkah baiknya jika kedua belah pihak memberikan penjelasan sejelas mungkin tanpa adanya perlakuan si dia yang tiba-tiba menghilang atau bisa disebut ghosting. Dengan begitu tidak akan ada lagi perasaan insecure, merasa tidak dicintai dan merasa tidak dihargai baik dari pihak laki-laki ataupun perempuan dan Perempuan diluar sana tidak akan menjadi gila lagi serta laki-laki akan terlihat semakin bijak dan berani dalam mengambil sebuah keputusan.

Overthinking Memang Tidak Baik

  Di siang hari tepatnya didalam kamar pada tahun 2021, jantungku berdegub kencang melebihi frekuensi dari biasanya. Hari ini adalah hari Di...