Di siang hari tepatnya didalam
kamar pada tahun 2021, jantungku berdegub kencang melebihi frekuensi dari
biasanya. Hari ini adalah hari Dimana kampusku akan mengeluarkan jadwal penempatan
Praktek Pengalaman Lapangana atau PPL.
Perasaan
takut dan sedikit panik menguasaiku. Aku takut akan mendapatkan praktik di
Sekolah Menengah Atas. Aku merasa tidak percaya diri akan kemampuan menghadapi
anak remaja yang menuju dewasa saat itu. Aku berharap kepada Tuhan untuk
mendapatkan Sekolah Menengah Pertama saja. Mengingat anak-anak SMP yang cukup
kecil dan sepertinya tidak terlalu sulit untuk mengendalikan mereka. Tetapi ternyata
takdir berkata lain. Aku di tempatkan di salah satu Sekolah Menengah Atas
favorit di kota kelahiranku ini. Sontak saja aku panik dan takut. Lalu aku
bercerita kepada bude ku yang kebetulan beliau adalah seorang guru yang mengajar SMA juga. Wejangan
demi wejangan beliau berikan kepadaku. Ada salah satu wejangan yang sampai saat
ini aku ingat “cukup kuasai materi dan
percaya diri di hadapan siswa” dengan mendengarkan wejangan dari bude ku, aku
merasa cukup tenang dan tidak panik lagi.
Dan hari
yang ditunggu pun tiba. Ini merupakan hari pertamaku mengajar “Big Kidz” di dalam kelas. Aku diberikan kelas yang
paling unggul dalam akademik dan yang paling kurang secara akademik. Selama mengajar
aku cukup nervous. Tetapi ternyata tidak semengerikan itu. Menghadapi anak-anak
remaja cukup asik mengingat mereka yang sebentar lagi akan beranjak dewasa
ternyata mereka bisa dijadikan teman bertukar pikiran. Mereka adalah makhluk
yang layak diberikan kesempatan untuk dibimbing oleh guru yang tidak pernah
menyerah dalam belajar untuk mengajar disekolah.